BISMILLAH..(dengan namaMU ya ALLAH y Maha Pemurah lagi Maha Penayayang....
terkedu aku bila menitip bait kiraan usia y kian meningkat..banyaka yang berlaku dan semuanya mengajar untuk erti sebuah hidup yang seketika..berulang-alik fikiran aku ingin memendekkan kisah hidup yang tak mungkin bisa berulang..kedewasaan menjangkau tiba pada masa aku rasa kehidupan ini seolah-olah semakin menua walhal fikiran kian sempit kerana ketuaan ini membuatkan minda kian kurang ligat berfikir..sebuah kehidupan yang cukup misteri bahkan terkadang sukar di mengerti,apa yang ada hanya sekelumit doa yang tak bisa ku putuskan kerna melambangkan aku yakin hidup berTUHAN..semua berlalu dalam pantasnya waktu tatkala kalamNYA ku baca dalam bait-bait puisi indah dariNYA...terfikir sering terfikir tapi entah bila harus beralih dari kedukaan ini dari sebuah kenangan yang masih subur dalam ingatan..
kisah ini aku coretkan kerna terfikir akal y cetek ini akan sebuah ikatan yang masih dalam proses berkenalan.hadirnya seorang insan bernama teman y banyak menyulam bersama ku benang-benang kehidupan..usia yang berbeza namun sifat y tak banyak bercanggah..tiap kali lentikkan jari di kuis,seakan terasa sekilas kucupan angin d pipi..bermadah segalanya dalam tiap sebutan cintaNYA y menepis khayalan itu menyatakan tentang sebuah coretan indahNYA y tak mungkin bisa di fahami sedikit akal y lemah..
pertemuan bersama teman juga sahabat pastinya berasas dari perkenalan dan dari perkenalan jua tumbuhnya sebuah ikatan yang di uji oleh TUHAN...kini segalanya hanya sebagai cebisan kenangan yang mungkin kian lama berpergian bahkan aku terfikir seketika dalam minda y negatif mungkinkah kesempurnaan ku bukan untuk melengkpkan kekurngannya atau dalam minda y positif inilah takdir RABB ku kerna setiap y datangnya atas cinta ALLAH untuk menguji antara hati y pernah berpaksi padaNYA namun berpisah akur jua kernaNYA..mengenalinya mengajar aku untuk tahu sebuah kehidupan ini jatuh&bangun menjadi makanan namun kesabaran di kukuh untuk meringkas kesakitan..terima kasih atas hadir mu dan kini aku berusaha untuk tidak mengingati mu walau seringkali airmata ku jatuh seolah-olah keyakinan pada RABB ku di uji selalu..
dalam coretan ini aku berdoa semoga senyuman terukir di bibir mu akan membuatkan aku turut tersenyum walau tangisan di dalam hati seakan tak mampu ku bendung lagi..segalanya aku serah padaNYA,kerna ku yakin y jauh namun bila kehendakNYA pasti dekat tapi bila dekat jika ketetapanNYA pisah maka jarak la y menjauhkan kita..itulah hidup y pasti berkseimpulan pergi dan datang dalam kamus hidup seperti mana kesakitan beganti dengan kebahagiaan...sekian WASSALAM
(sekadar ku mampu tersenyum dalam tangis tak terbendung)
No comments:
Post a Comment